Corporate News

Latest updates, strategic developments, industrial expansion, export initiatives, and manufacturing innovation from Multiguna Pertahanan.

Latest News

Explore the latest company announcements and industry developments.

Februari, 2025

Audiensi dengan Kementerian Pertahanan

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terkait pengembangan fasilitas industri propelan dan amunisi nasional.

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia guna membahas peluang pengembangan fasilitas industri pertahanan nasional.

Fokus utama pembahasan adalah pembangunan pabrik amunisi dan propelan di Indonesia serta pemanfaatan bahan baku lokal guna mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

Audiensi ini menjadi langkah awal penting dalam memperkuat kontribusi MGP terhadap pengembangan industri pertahanan Indonesia.

Maret, 2025

Audiensi dengan MABES TNI

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan Markas Besar TNI terkait pengembangan fasilitas industri propelan dan amunisi nasional.

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, guna membahas peluang pembangunan pabrik amunisi dan propelan nasional serta kebutuhan strategis amunisi untuk Tentara Nasional Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya penguasaan teknologi dan produksi propelan dalam negeri sebagai langkah utama menuju kemandirian industri pertahanan Indonesia.

MGP menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengembangan propelan nasional melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, dengan target awal realisasi pada tahun 2025. Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara MGP dan TNI untuk mendukung percepatan pembangunan industri pertahanan nasional yang mandiri dan berkelanjutan.

Maret, 2025

Diskusi Teknis dengan Kopassus

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan diskusi dengan Kopassus membahas spesifikasi teknis amunisi kaliber kecil yang sesuai dengan kebutuhan operasional pasukan khusus Indonesia.

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan diskusi teknis dengan Komandan Jenderal Kopassus guna membahas spesifikasi teknis amunisi kaliber kecil yang sesuai dengan kebutuhan operasional pasukan khusus Indonesia. Pertemuan ini membahas berbagai aspek penting seperti jenis peluru, kecepatan peluru (muzzle velocity), daya tahan, hingga performa amunisi dalam kondisi operasional dan iklim tropis Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Kopassus menyampaikan dukungan terhadap pengembangan propelan buatan dalam negeri dan memberikan masukan teknis guna memastikan produk yang dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan operasional di lapangan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan propelan dan amunisi nasional yang tidak hanya memenuhi standar industri, tetapi juga mampu mendukung kebutuhan operasional pasukan elite Indonesia secara optimal.

Juni, 2025

Kunjungan Industri ke Turki

Direksi PT. Multi Guna Pertahanan yang diwakili oleh Ibu Aprilliani Dewi dan Bp. Suri Agung Prabowo Dalam rangka memperkuat kerja sama teknologi, Direksi PT Multi Guna Pertahanan melakukan kunjungan kerja ke beberapa mitra strategis di Turki:

Factory Visit – Atesci (Ankara) Pembahasan difokuskan pada teknologi produksi amunisi kaliber kecil dan potensi implementasinya di Indonesia.

Factory Visit – Repkon (Istanbul) Diskusi strategis terkait teknologi manufaktur dan solusi turnkey untuk mendukung pembangunan fasilitas produksi amunisi.

Juni, 2025

Audiensi dengan DPR RI

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan DPR RI terkait pengembangan fasilitas industri propelan dan amunisi nasional.

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan Wakil Ketua Komisi I DPR RI guna membahas rencana pembangunan pabrik propelan dan amunisi nasional sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian industri pertahanan Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, MGP memaparkan rencana pengembangan fasilitas produksi propelan dan amunisi serta pentingnya sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional.

Audiensi ini mencerminkan komitmen MGP untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung kebijakan strategis nasional dan mempercepat realisasi pembangunan industri pertahanan dalam negeri yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Juni, 2025

Pengajuan Rekomendasi ke Kemhan

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan KEMENHAN RI dalam rangka penyampaian permohonan rekomendasi pendirian pabrik propelan dan amunisi di Indonesia.

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melakukan audiensi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ses Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam rangka penyampaian permohonan rekomendasi pendirian pabrik propelan dan amunisi di Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memenuhi aspek perizinan serta memperkuat landasan legal dan kelembagaan bagi pengembangan industri pertahanan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Pertahanan menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap inisiatif MGP dalam mendukung kemandirian industri pertahanan Indonesia. MGP juga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan pemerintah guna memastikan kelancaran proses perizinan dan realisasi pembangunan fasilitas industri pertahanan nasional secara berkelanjutan.

Juli, 2025

Uji Litbang Propelan (Dislitbangad)

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) bersama tim teknis melaksanakan kegiatan uji penelitian dan pengembangan (litbang) propelan tipe double base secara manual di fasilitas Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbangad).

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan propelan buatan dalam negeri sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

Dalam pelaksanaannya, Dislitbangad menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan capaian MGP dalam pengembangan propelan nasional. Hasil pengembangan tersebut selanjutnya akan memasuki tahap lanjutan berupa pengujian performa melalui uji balistik di Batujajar sebagai bagian dari proses validasi teknis guna memastikan kualitas dan kesiapan produk untuk mendukung kebutuhan pertahanan Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, MGP menyampaikan optimisme terhadap hasil pengujian selanjutnya, serta komitmen untuk terus menyempurnakan pengembangan propelan agar memenuhi standar operasional dan kebutuhan pertahanan nasional.

Agustus, 2025

Uji Balistik Batujajar

Direksi dan tim teknis PT Multi Guna Pertahanan (MGP) melaksanakan uji balistik propelan tipe double base untuk kaliber 5.56 mm dan 7.62 mm di fasilitas Dislitbangad Batujajar.

Pengujian ini merupakan tahap lanjutan dari proses litbang, dengan fokus pada evaluasi performa dan kualitas propelan melalui beberapa parameter utama, antara lain: Kecepatan amunisi (muzzle velocity), Ketelitian tembak (accuracy), Uji laboratorium, Kualitas sampel, Uji stabilitas dan penyimpanan

Berdasarkan hasil pengujian tersebut, propelan yang dikembangkan oleh MGP menunjukkan hasil yang positif dan berpotensi untuk dilanjutkan ke tahap pengembangan industri pertahanan.

Capaian ini menjadi langkah penting dalam perjalanan MGP untuk menghadirkan propelan buatan dalam negeri yang memenuhi standar teknis dan operasional, serta mendukung terwujudnya kemandirian industri pertahanan Indonesia.

September, 2025

Audiensi dengan Sekjen Kemhan

Direksi PT Multi Guna Pertahanan (MGP), yang diwakili oleh Bapak Muaja Welly Alexander, Ibu Aprilliani Dewi, Bapak Suri Agung Prabowo , Bapak Aristoni, dan Bapak Muhammad Rasyid Prabowo, melakukan audiensi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, dalam rangka menyampaikan perkembangan terkini perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen Kemhan menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih MGP, khususnya dalam pengembangan propelan dan rencana pembangunan fasilitas industri pertahanan. juga mendorong agar ke depan MGP tidak hanya memproduksi amunisi kaliber kecil seperti 5.56 mm dan 7.62 mm, tetapi juga mengembangkan kapasitas untuk produksi amunisi kaliber besar.

Menanggapi hal tersebut, MGP menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan yang diberikan, serta menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi secara maksimal dalam mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

Audiensi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara MGP dan Kementerian Pertahanan, serta mendukung percepatan terwujudnya kemandirian industri pertahanan Indonesia.

September, 2025

Update kepada Dirjen Pothan

Direksi PT Multi Guna Pertahanan (MGP), yang diwakili oleh Bapak Suri Agung Prabowo, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Muda TNI Sriyanto, dalam rangka menyampaikan perkembangan terkini perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, MGP memaparkan kesiapan perusahaan, baik dari aspek rencana produksi maupun progres pendanaan, sebagai bagian dari upaya percepatan realisasi pembangunan fasilitas propelan dan amunisi di Indonesia.

Dirjen Pothan menyampaikan apresiasi dan respon positif atas kemajuan yang telah dicapai oleh MGP, serta mendorong agar momentum tersebut terus dijaga guna mendukung terwujudnya kemandirian industri pertahanan nasional.

Audiensi ini mencerminkan komitmen MGP untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang erat dengan Kementerian Pertahanan dalam setiap tahap pengembangan proyek.

Oktober, 2025

Partisipasi MGP dalam Pameran HUT TNI ke-80 di Monas

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-80 pada 5 Oktober 2025, PT Multi Guna Pertahanan (MGP) turut berpartisipasi dalam pameran yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Pada kesempatan ini, MGP menampilkan produk unggulan berupa propelan hasil pengembangan perusahaan sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

Partisipasi ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan kapabilitas teknologi MGP kepada publik, pemangku kepentingan, serta institusi pertahanan.

Keikutsertaan MGP dalam pameran ini mencerminkan peran aktif perusahaan dalam ekosistem industri pertahanan Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi dengan TNI dan berbagai pihak terkait.

Februari, 2026

Rapat Koordinasi Nasional

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) menghadiri undangan rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, dalam rangka membahas perkembangan rencana pembangunan pabrik amunisi nasional.

Kehadiran MGP dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Kementerian Pertahanan dalam memastikan kesiapan dan keselarasan proyek, baik dari aspek teknis, perizinan, maupun implementasi di lapangan.

Dalam rapat tersebut, MGP menyampaikan progres terkini terkait rencana pengembangan fasilitas produksi amunisi dan propelan, serta berdiskusi bersama para pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dan percepatan realisasi proyek.

Partisipasi ini menegaskan peran MGP sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung penguatan dan kemandirian industri pertahanan nasional.

Februari, 2026

Tinjauan Lokasi Pengembangan Fasilitas MGP oleh Ditjen Pothan Kemenhan

Dalam rangka mendukung rencana pembangunan fasilitas industri pertahanan, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Dirjen Pothan Bapak Sriyanto melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengembangan PT Multi Guna Pertahanan (MGP).

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan lahan serta memastikan kesesuaian rencana pembangunan dengan aspek strategis, teknis, dan keamanan yang diperlukan dalam industri pertahanan.

Dalam kunjungan tersebut, tim MGP memaparkan rencana pengembangan fasilitas produksi propelan dan amunisi secara terintegrasi.

Peninjauan ini menjadi langkah penting dalam proses koordinasi dan sinergi antara MGP dan Kementerian Pertahanan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian industri pertahanan nasional.

Maret, 2026

Tinjauan Lokasi Pengembangan Fasilitas MGP oleh Ditjen Pothan Kemenhan

Direksi PT. Multi Guna Pertahanan yang diwakili oleh Bp. Muaja Welly Alexander, Ibu Aprilliani Dewi, Bp. Suri Agung Prabowo, Bp. Akhyari dan Bp. Heru beraudiensi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo terkait Perkembangan PT. Multi Guna Pertahanan.

Dalam Kunjungan ini Sekjen menanyakan perihal pembuatan propelan serta kesiapan produksi PT. Multi Guna Pertahanan beserta hambatan yang ada selama ini.

Menanggapi hal ini, Bp. Welly berterima kasih atas petunjuk dan arahan dari Sekjen Kemhan.

Maret, 2026

Silaturahmi Buka Puasa Bersama Tim MGP dan Tim Dirjen Pothan Kemenhan

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta memperkuat sinergi antara MGP dan Kementerian Pertahanan dalam mendukung pengembangan industri pertahanan nasional.

Melalui interaksi yang terjalin, kedua pihak menegaskan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi strategis guna mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia, khususnya di sektor amunisi dan propelan.

April, 2026

Kunjungan Teknologi Lanjutan (Turki)

Factory Visit – Nanografi (Ankara)

Direksi PT. Multi Guna Pertahanan yang diwakili oleh Ibu Aprilliani Dewi dan Bp. Suri Agung Prabowo melakukan kunjungan kerja dan factory visit Nanografi di Ankara Turki.

Dalam lawatan kali ini dibicarakan hal - hal strategis terkait pembuatan amunisi kecil guna mendukung pembuatan Pabrik Amunisi yang dilakukan oleh PT. Multi Guna Pertahanan serta difokuskan pada eksplorasi material canggih dan teknologi pendukung untuk peningkatan kualitas propelan dan amunisi.

April, 2026

Partisipasi MGP dalam Rapat Koordinasi Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan

PT Multi Guna Pertahanan (MGP) menghadiri undangan Rapat Koordinasi Perkembangan Pabrik Amunisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada 30 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, MGP diwakili oleh Bapak Joshua Muaja Alexander dan Bapak Adrian, yang turut berpartisipasi dalam pembahasan terkait perkembangan dan percepatan realisasi pembangunan pabrik amunisi nasional.

Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku industri pertahanan, khususnya dalam memastikan kesiapan proyek dari aspek teknis, perizinan, serta implementasi di lapangan.

Partisipasi MGP dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan dalam mendukung terwujudnya kemandirian industri pertahanan Indonesia.